Apakah Open Archieve Initiative (OAI) itu?

Berawal dari harus mendaftarkan jurnal-jurnal kami (ejournal-binainsani.ac.id) supaya terindex, saya mulai mencari beberapa pengindex jurnal.

Setiap registrasi di pengindex tersebut selalu muncul OAI, jadi penasaran apakah OAI itu?

OAI singkatan dari Open Archieve Initiative adalah sebuah inisiatif untuk mengembangkan dan mempromosikan standart interoperabilitas yang bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran konten agar lebih efisien.

Istilah “archieve” pada Open Archieve Initiative menunjukkan asal mula OAI pada komunitas pra-cetak (e-print). Archieve juga bisa dikatakan sinonim dari repositori naskah ilmiah pelajar/mahasiswa. Orang yang bergerak di bidang pengarsipan memiliki kewenangan untuk mencatat definisi sebuah arsip pada domain mereka dengan tujuan pelestarian data dalam jangka waktu yang lama serta sesuai perundang-undangan dan kebijakan institusional. Penggunaan istilah arsip dalam arti luas berarti sebuah repositori (tempat menyimpan) kumpulan informasi. Bahasa dan istilah yang digunakan tidak ambigu dan kontroversial. OAI juga menghormati keikutsertaan komunitas pengarsipan dalam penggunaan arsip secara lebih luas. (Definisi OAI dikutip dari FAQ website OAI)

Berikut ini beberapa istilah yang berhubungan dengan OAI

OAI Protocol for Metadata Harvesting

OAI-PMH adalah sebuah harvesting protokol (protokol pemungut/pangambil metadata) yang digunakan untuk berbagi metadata antar layanan.

Protokol

Protokol adalah sekumpulan aturan yang mendefinisikan komunikasi antar sistem. FTP (File Transfer Protocol) dan HTTP (Hypertext Transport Protocol) adalah contoh protokol lain yang digunakan untuk komunikasi sistem pada jaringan internet.

Harvesting

Pada konteks OAI, harvesting (memanen) berarti mengumpulkan metadata dari berbagai repositori dalam satu wadah atau tempat penampung data.

Data Provider

Data Provider mengurus satu atau lebih repositori yang menggunakan OAI sebagai alat untuk ekspos metadata.

Service Provider

Service Provider mengirim permintaan kepada Data Provider dan menggunakan XML sebagai dasar layanan yang memiliki nilai tambah. Service Provider di sini mengharvest (mengambil) metadata yang ditampilkan oleh Data Provider.

Sumber utama mengenai informasi teknis tentang OaI dan OAI-PMH bisa diperoleh di website berikut ini: a). Web site Open Archives Forum (http://www.oaforum.org/) b). Web site BOAI (http://www.soros.org/openaccess/). c) Web site of Open Archives Initiative (http://www.openarchives.org/), d). Web site of Open Archives Initiative (OAI official Web site)  http://www.openarchives.org/

Iklan

INDEKSASI JURNAL DI PKP INDEX

 

PKP INDEX merupakan salah satu pengindex jurnal. Jurnal jika sudah online wajib mempunyai index. Sehingga diusahakan banyak terindex di mana pun sehingga kemungkinan disitasi paper dalam jurnal tersebut peluangnya lebih besar lagi.

Berikut akan dijelaskan cara melakukan indeksasi di PKP INDEX. Langkah-langkahnya bisa dilihat di videonya dan link websitenya ada di http://index.pkp.sfu.ca/.

 

 

 

Terimakasih atas perhatiannya.

Regresi dan Korelasi.

Regresi dan korelasi digunakan untuk mempelajari pola dan mengukur  hubungan statistik antara dua atau lebih variabel. Jika digunakan hanya dua variabel disebut regresi dan korelasi sederhana. Jika digunakan lebih dari dua variabel disebut regresi dan korelasi berganda.
Variabel yang akan diduga disebut variabel terikat (tidak bebas) atau dependent variable, biasa dinyatakan dengan variabel Y.
Variabel yang menerangkan perubahan variabel terikat disebut variabel bebas atau independent variable, biasa dinyatakan dengan variabel X.
Persamaan regresi (penduga/perkiraan/peramalan) dibentuk untuk menerangkan pola hubungan variabel-variabel.
Analisa korelasi digunakan untuk mengukur keeratan hubungan antara variabel-variabel.

Berikut penjelasan lebih lengkapnya:


Terimakasih atas perhatiannya.

ANGKA INDEKS TIDAK TERTIMBANG & TERTIMBANG

Pengertian Angka Indeks.

Adalah suatu angka yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat dipergunakan untuk melakukan perbandingan antara kegiatan yang sama (produksi ekspor, hasil penjualan, jumlah uang beredar, dsb) dalam dua waktu yang berbeda.

Di dalam membuat angka indeks diperlukan dua macam waktu yaitu: 1).Waktu dasar (Base period) yaitu waktu di mana suatu kegiatan (kejadian) dipergunakan untuk dasar perbandingan. 2).Waktu yang bersangkutan/sedang berjalan (Current period) yaitu waktu dimana suatu kegiatan akan diperbandingkan terhadap kegiatan pada waktu dasar.

Pemilihan Tahun Dasar.

Beberapa syarat yang perlu diperhatikan dalam menentukan atau memilih waktu dasar adalah 1). Waktu sebaiknya menunjukkan keadaan perekonomian yang stabil, di mana harga tidak berubah dengan cepat sekali. 2).Waktu sebaiknya usahakan paling lama 10 tahun atau lebih baik kurang dari 5 tahun. 3). Waktu di mana terjadi peristiwa penting. 4). Waktu di mana tersedia data untuk keperluan pertimbangan, hal ini tergantung pada tersedianya biaya untuk penelitian ( pengumpulan data).

Indeks Tidak Tertimbang

Indeks harga relatif sederhana adalah indeks yang terdiri dari satu macam barang saja baik untuk indeks produksi maupun indeks harga misalnya indeks produksi ikan, indeks harga beras dll.

Indeks Agregatif adalah indeks yang terdiri dari beberapa barang (kelompok barang) misalnya indeks harga 9 bahan pokok.

Indeks Tertimbang

Terdiri dari Indeks Laspeyres, Indeks Pasche, Indeks Fischer dan Indeks Drobisch.

Untuk penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di bawah ini:

Untuk contoh dan latihan soalnya silahkan lihat di bawah ini:

Terimakasih atas perhatiannya.

KEMIRINGAN DAN KERUNCINGAN DISTRIBUSI DATA (SKEWNESS & KURTOSIS)

Kemiringan Distribusi Data (Skewness)

Merupakan derajat atau ukuran dari ketidaksimetrisan (Asimetri) suatu distribusi data.  Kemiringan distribusi data terdapat 3 jenis, yaitu :a).Simetris: menunjukkan letak nilai rata-rata hitung, median, dan modus berhimpit (berkisar isatu titik), b). Miring ke kanan : mempunyai nilai modus paling kecil dan rata-rata hitung paling besar,  c). Miring ke kiri : mempunyai nilai modus paling besar   dan rata-rata hitung paling kecil.

Keruncingan Distribusi Data (Kurtosis)

Merupakan derajat atau ukuran tinggi rendahnya puncak suatu distribusi data terhadap distribusi normalnya data. Keruncingan distribusi data ini disebut juga kurtosis. Ada tiga jenis derajat keruncingan, yaitu : a).   Leptokurtis : distribusi data yang puncaknya relatif tinggi, b).   Mesokurtis : distribusi data yang puncaknya normal, c).  Platikurtis: distribusi data yang puncaknya terlalu rendah dan terlalu mendatar.

Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat di bawah ini:

Untuk latihan soalnya bisa dilihat di bawah ini:

Terimakasih atas perhatiannya.

 

Membuat Logo Jurnal Favicon Pada OJS 3.0

Definisi Favicon. Favicon adalah singkatan atau Kependekan dari “Favorite Icon”. Favicon adalah sebuah ikon yang diasosiasikan dengan logo sebuah situs atau website dan akan muncul pada bagian browser atau bagian bookmark. Favicon dimaksudkan untuk memudahkan mengidentifikasi sebuah situs atau blog atau apapun juga yang berkaitan dengannya sehingga sebuah website memiliki identitas khusus yang menjadi ciri khasnya dan terlihat lebih bergaya.

Hampir setiap situs-situs terkemuka memiliki favicon yang unik dan menarik. Seperti facebook, twitter, instagram, dll. Favicon blogger atau blogspot yang berbentuk huruf B berwarna orange. Favicon WordPress yang berbentuk Huruf W, dll.

Untuk ejournal yang menggunakan Open Journal System (OJS) biasanya otomatis favicon yang tercantum adalah huruf PKP (Public Knowledge Project). Nah, kita sebagai pengelola jurnal bisa mengganti icon PKP tadi dengan yang kita inginkan bisa foto atau gambar.

berikut ini videonya untuk membuat jurnal favicon khususnya di OJS versi 3.0 tersebut:

 

atau di klik link berikut ini: http://bit.ly/Membuat-logo-favicon

terimakasih atas perhatiannya.