herlawati

Penjadwalan Proyek SI dan Network Diagram

Posted on Updated on

Tujuan

  • Sebagai pengenal atau identitas peristiwa yang bersangkutan untuk membedakan suatu peristiwa dengan peristiwa lainnya
  • Sebagai pengenal kegiatan atau dummy atau penghubung peristiwa
  • Dipakai sebagai urut urutan proses perhitungan saat paling awal (SPA) dan perhitungan saat paling lambat
  • Untuk mengetahui saat awal dan saat akhir semua kegiatan yang ada dalam sebuah proyek dan untuk mengetahui saat awal dan saat akhir

Syarat nomor peristiwa dalam sebuah network diagram

  • Nomor peristiwa harus berupa angka atau huruf
  • Nomor peristiwa awal sebuah kegiatan atau sebuah dummy harus lebih keil daripada nomor peristiwa akhir
  • Nomor peristiwa awal sebuah network diagram diberi nomor 1

Prosedur pemberian nomor peristiwa

  • Nomor awal network diagram diberi nomor 1
  • Bila sebuah peristiwa dianggap sebagai peristiwa akhir dari sebuah atau beberapa kegiatan dan dummy

Penggambaran network diagram

  • Inventarisasikan seluruh kegiatan
  • Buat daftar semua kegiatan
  • Gambarkan satu posisi awal dengan nomor 1
  • Gambarkan kegiatan kegiatan awal
  • Untuk setiap kegiatan yang telah digambarkan, gambarkan semua seccessornya.
  • Semua kegiatan akhir yaitu kegiatan yang bukan predecessor menuju pada satu posisi akhir
  1. Latihan soal :Tentukan SPA & SPL

  2. Latihan soal :Tentukan SPA & SPL

    PERISTIWA, KEGIATAN, LINTASAN KRITIS

    Peristiwa Kritis

    Peristiwa kritis adalah peristiwa yang tidak mempunyai tenggang waktu atau saat paling awal (SPA) sama dengan sat paling akhir (SPL ) nya atau SPL – SPA =0

    Kegiatan Kritis

    Kegiatan kritis adalah kegiatan yang sangat sensitif terhadap keterlambatan, sehingga bila sebuah kegiatan kritis terlambat satu hari saja maka umur proyek akan mengalami keterlambatan selama satu hari

    Suatu kegiatan dikatakan sebagai kegiatan

    kritis bila :

  • Kegiatan tersebut terletak diantara dua peristiwa kritis
  • Namun antara dua peristiwa kritis belum tentu terdapat kegiatan kritis

    Antara dua peristiwa kritis terdapat kegiatan

    kritis bila

    SPAi + L = SPAj atau SPAi + L = SPLj

    Lintasan Kritis

  • Lintasan kritis adalah lintasan yang terdiri dari kegiatan kritis, peristiwa kritis dan dummy (jika ada)
  • Lintasan kritis ini dimulai dari peristiwa awal network diagram sampai dengan akhir network diagram berbentuk lintasan.
  • Tujuan mengetahui lintasan kritis adalah untuk mengetahui pengaruh keterlambatan pelaksanaan proyek sehingga setiap saat dapat ditentukan tingkat prioritas kebijaksanaan proyek .

    Berdasarkan prosedur dan rumus untuk

    menghitung umur proyek dan lintasan kritis,

    maka dapat disimpulkan bahwa :

  • Umur lintasan kritis sama dengan umur proyek

    Lintasan kritis adalah lintasan yang paling lama umur pelaksanaannya dari semua lintasan yang ada.

Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan download file berikut ini:

Untuk materi selanjutnya tentang Gantt Chart, silahkan klik Disini.

Untuk materi sebelumnya tentang PERT, CPM, silahkan klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 6-Kombinatorial-Kombinasi

Posted on

Pada pertemuan ini akan dibahas tentang materi Kombinatorial kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yaitu:

Kombinasi

  • Bentuk khusus dari permutasi adalah kombinasi. Jika pada permutasi urutan kemunculan diperhitungkan, maka pada kombinasi, urutan kemunculan diabaikan.
  • Misalkan ada 2 buah bola yang warnanya sama 3 buah kotak. Setiap kotak hanya boleh berisi paling banyak 1 bola.
  • Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan lihat slide berikut ini:

Terimakasih atas perhatiannya.

Matematika Diskrit-Pertemuan 1- Himpunan, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 2- Himpunan Lanjutan, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 3- Relasi, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 4- Kombinatorial – Permutasi, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 5- Kombinatorial – Kombinasi, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 5-Kombinatorial-Permutasi

Posted on

Pada Pertemuan ini akan dibahas mengenai Kombinatorial yang terdiri dari Permutasi dan Kombinasi.

Akan dibahas terlebih dahulu tentang Permutasi.

  • Kombinatorial adalah cabang matematika untuk menghitung jumlah penyusunan objek-objek tanpa harus mengenumerasi semua kemungkinan susunannya.

Kaidah Dasar Menghitung

  • Kaidah perkalian (rule of product)

Percobaan 1: p hasil

Percobaan 2: q hasil

Percobaan 1 dan percobaan 2: p  x q hasil

  • Kaidah penjumlahan (rule of sum)

Percobaan 1: p hasil

Percobaan 2: q hasil

Percobaan 1 atau percobaan 2: p + q hasil

Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan lihat slide berikut ini:

Terimakasih atas perhatiannya.

Matematika Diskrit-Pertemuan 1- Himpunan, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 2- Himpunan Lanjutan, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 3- Relasi, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 4- Kombinatorial – Permutasi, silahkan Klik Disini

 

 

Matematika Diskrit-Pertemuan 4-Fungsi

Posted on

Pada pertemuan ini akan dibahas mengenai Fungsi.

  • Misalkan A dan B

Relasi biner f dari A ke B merupakan suatu fungsi jika setiap elemen di dalam A dihubungkan dengan tepat satu elemen di dalam B.

Jika f adalah fungsi dari A ke B  kita menuliskan

 f : A –> B

yang artinya f memetakan A ke B.

  • A disebut daerah asal (domain) dari f dan B disebut daerah hasil (codomain) dari f.
  • Nama lain untuk fungsi adalah pemetaan atau transformasi.
  • Kita menuliskan f(a) = b jika elemen a di dalam A dihubungkan dengan elemen b di dalam B.

Untuk penjelasan lebih lanjut terdapat pada slide berikut ini:

Terimakasih atas perhatiannya.

Matematika Diskrit-Pertemuan 1- Himpunan, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 2- Himpunan Lanjutan, silahkan Klik Disini

Matematika Diskrit-Pertemuan 3- Relasi, silahkan Klik Disini

Manajemen Sumber Daya Proyek Sistem Informasi

Posted on Updated on

Pada bahasan ini akan dijelaskan hal-hal sebagai berikut:

  • Sumber daya proyek
  • Kategori sumber daya
  • Tim proyek dan organisasi
  • Management Human Resource

Sumber Daya Proyek

  1. Sumber daya manusia (Human Resource)

ØMengevaluasi ruang lingkup serta memilih kecakapan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengembangan sistem.

ØMemilih jumlah person per proyek. Jumlah orang yang diperlukan proyek software ditentukan setelah menentukan estimasi effort pembangunan.

ØUntuk proyek kecil sekitar 6 orang per month, adalah standar.

2.Sumber daya software (software Resources)

ØReusable Components

ØReusable adalah kreasi dan penggunaan kembali blok bangunan perangkat lunak.

ØBlok-blok tersebut harus dikatalogkan dan distandarisasi untuk aplikasi yang mudah dan divalidasi untuk integrasi.

Penjelasan lebih lanjut silahkan klik slide berikut ini:

Terimakasih atas perhatiannya.

Materi Pertemuan 1 MPSI tentang Konsep dasar Proyek dan Proyek Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Materi Pertemuan 2 MPSI tentang Manajemen Proyek Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Materi Pertemuan 3 MPSI tentang Perencanaan Proyek Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Materi Pertemuan 4 MPSI tentang Tahap-tahap pengembangan Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Materi Pertemuan 6 dan 7 tentang review materi pertemuan 1 sampai dengan 5 dan Quiz.

Materi selanjutnya tentang PERT dan CPM, silahkan klik Disini.

Tahap-tahap Pengembangan Sistem Informasi

Posted on

Pada bagian akan dibahas mengenai:

–Daur hidup pengembangan sistem

–Tahap investigasi sistem informasi

–Tahap analisis sistem informasi

–Tahap perancangan sistem informasi

–Tahap pembuatan sistem informasi

Daur Hidup Pengembangan Sistem (System Development Life Cycle/SDLC)

Metode daur hidup ini terdiri dari beberapa tahapan proses, yaitu: yaitu tahap perencanaan, analisis, perancangan, penerapan, evaluasi, penggunaan dan pemeliharaan.

Penjelasan lebih lanjut silahkan klik slide berikut ini:

Terimakasih atas perhatiannya.

Materi Pertemuan 1 MPSI tentang Konsep dasar Proyek dan Proyek Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Materi Pertemuan 2 MPSI tentang Manajemen Proyek Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Materi Pertemuan 3 MPSI tentang Perencanaan Proyek Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Perencanaan Proyek Sistem Informasi

Posted on Updated on

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai:

  • Prinsip perencanaan proyek
  • Proses-proses dalam merencanakan proyek SI

Prinsip perencanaan proyek

Prinsip-prinsip yang ada, yaitu :
a. tujuan organisasi yang jelas
b. tugas yang dilakukan harus jelas
c. pembagian tugas yang adil
d. penempatan posisi yang tepat
e. adanya koordinasi dan integrasi

Proses-proses dalam merencanakan proyek SI

Pendahuluan

Penerapan pengetahuan, keterampilan, alat bantu dan teknik-teknik (Tools and techniques) pada aktivitas-aktivitas proyek agar persyaratan dan kebutuhan proyek terpenuhi.

Penjelasan lebih lanjut silahkan klik slide berikut ini:

 

Terimakasih atas perhatiannya.

Materi Pertemuan 1 MPSI tentang Konsep dasar Proyek dan Proyek Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Materi Pertemuan 2 MPSI tentang Manajemen Proyek Sistem Informasi, silahkan Klik Disini

Materi Pertemuan 4 MPSI tentang Tahap-tahap pengembangan Sistem Informasi, silahkan Klik Disini