PEMOGRAMAN BASIS DATA DI MATLAB DENGAN MYSQL DAN MS ACCESS

Alhamdulillah di awal maret 2016 buku kami sudah selesai dicetak oleh penerbit Informatika Bandung.

Terimakasih kami ucapkan, semoga dengan adanya buku ini bisa membantu banyak orang dan bermanfaat bagi yang membutuhkannya. Mohon saran dan kritiknya. Terimakasih.

Matlab, MySQL, Access
Matlab, MySQL, Access

????????????

????????????

????????????

????????????

????????????

Penulis : RAHMADYA TRIAS HANDAYANTO
HERLAWATI
Penerbit : INFORMATIKA
ISBN : 602-254-172-1
Tahun Terbit : Februari 2016
Tebal Buku : 178 Hal, 24x15cm (Standar+)
Berat Buku : 0.25 Kg.
Harga : Rp 60.000 20% = Rp 48.000
Buku ini merupakan pendukung dari buku sebelumnya tentang soft computing dan data mininig dengan Matlab. Cocok bagi siapa saja yang ingin melakukan komputasi dengan Matlab terhadap data yang terhubung langsung dengan sistem basis data Microsoft Access atau MySQL. Alasan utama menghubungkan Matlab dengan sistem basis data kebanyakan karena data yang besar (big data) atau karena data yang selalu berubah sehingga sangat tidak efisien jika harus selalu mengkonversi ke dalam format excel atau dat yang off line terlebih dahulu sebelum proses manipulasi dengan Matlab. Buku ini diawali dengan teori dasar basis data singkat dan bahasa standar Structure Query Language (SQL) kemudian dilanjutkan dengan terapannya di bidang kriptografi, clustering dan pengolahan citra digital berupa program visual dengan Graphic User Interface (GUI) Matlab. Buku ini dilengkapi dengan file kode sumber dan lampiran tentang dasar-dasar struktur data di matlab, pembuatan menu di GUI Matlab dan proses deployment aplikasi Matlab menjadi executable program yang dapat dijalankan tanpa perlu instalasi Matlab di didalamnya. Pembahasan Buku; Teori Dasar Sistem Basis Data Koneksi Matlab Ke Basis Data Akses Ke Basis Data Dengan Graphic User Interface (GUI) Contoh Penerapan Aplikasi Matlab Dengan Basis Data Dasar-Dasar Struktur Data di Matlab Membuat Menu di GUI Matlab Mengkompilasi Aplikasi Matlab.

http://katalogbiobses.com/buku-pemrograman_basis_data_di_matlab_dengan_mysql_dan_microsoft_access_+cd-7439.html

 

 

https://seemoreresultshu-a.akamaihd.net/SeeMoreResultsHub/cr?t=BLFF&g=10c31ffd-965d-439c-b45c-cd3f73da834dhttps://seemoreresultshu-a.akamaihd.net/SeeMoreResultsHub/cr?t=BLFF&g=10c31ffd-965d-439c-b45c-cd3f73da834dhttps://seemoreresultshu-a.akamaihd.net/SeeMoreResultsHub/cr?t=BLFF&g=10c31ffd-965d-439c-b45c-cd3f73da834d

RESULT ORIENTED DAN PROCESS ORIENTED DALAM KARIR DOSEN

Oleh: Herlawati dan Rahmadya Trias Handayanto

Pisahnya departemen pendidikan dengan riset dan pendidikan tinggi mengindikasikan bahwa profesi guru berbeda cukup signifikan dengan dosen. Sementara guru berfokus ke pengajaran, dosen berfokus ke tiga pilar utama yang dikenal dengan nama Tri Darma: riset, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Di sinilah letak kerumitan profesi dosen di tanah air dengan permasalahan-permasalahan yang menyertainya dari kasus guru yang merangkap dosen, dosen yang tidak pernah riset, dosen yang merangkap tata usaha, hingga kasus-kasus yang berbau kriminal seperti pemalsuan ijasah, plagiasi, dan lain-lain yang mencoreng nama institusi pendidikan. Tulisan singkat ini bermaksud mendiskusikan bersama terutama sesama karyawan dengan profesi dosen, misalnya mengapa selalu bermasalah dengan absen yang sering terlambat, tidak ada waktu untuk meneliti dan studi lanjut ke jenjang yang lebih tinggi (doktor), hingga masalah yang levelnya nasional yakni rendahnya kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Di dalam suatu organisasi pasti ada divisi yang berfungsi sebagai pengatur strategi, dikenal dengan istilah white color, dan pelaksana yang mengerjakan tugas rutin harian yang dikenal dengan istilah blue color. Terlepas dari kedua fungsi itu, kedua jenis divisi itu tetaplah pekerja yang digaji oleh pemilik institusi baik swasta maupun negeri. Performa dari institusi itu tergantung dari kinerja para karyawannya. Tidak berbeda dengan buruh di pabrik, ada dua sisi yang agak bertentangan dimana pemilik institusi menginginkan upah sekecil mungkin sementara pekerja sebesar mungkin atau beban kerja yang ringan.

Beberapa rekan dosen beranggapan bahwa profesi dosen masuk dalam kategori white color yang lebih berorientasi pada hasil (result oriented). Alasannya adalah undang-undang guru dan dosen dimana dosen kinerjanya diukur berdasarkan konsep tri darma perguruan tinggi yaitu berapa banyak penelitian yang dihasilkan, berapa sks yang diajar selama satu semester dan berapa kali pengabdian terhadap masyarakat. Dalam memenuhi kewajiban tersebut, yang saat ini sudah tertata dengan baik lewat mekanisme sertifikasi dosen (serdos), dosen diharapkan tidak terganggu dengan masalah di luar tugas pokok tersebut misalnya pemasaran, ketatausahaan, bahkan merasa terganggu dengan kewajiban masuk tepat waktu yang saat ini banyak yang sudah menerapkan teknologi sidik jari (finger print). Mereka beranggapan sangatlah tidak adil dosen yang berprestasi baik di tri darma tetapi dianggap kalah kinerjanya oleh rekannya dari sisi absensi walaupun kurang berprestasi di tri darma. Bahkan surat peringatan kerap diterima akibat seringnya datang terlambat, berbeda dengan rekannya yang tepat waktu walaupun sejak absen masuk hingga pulang tidak begitu banyak kerjaan dosen yang dilakukannya, mengingat chatting, Facebook, ngerumpi dan sejenisnya tidak masuk dalam tri darma. Jika diteruskan dikhawatirkan para dosen akan berfokus dan beralih ke tipe blue color dengan fokus pada tugas rutinitas dan jika tidak kuat, kemungkinan besar keluar atau dipecat oleh institusi pendidikannya. Yang namanya riset, menulis, dan sejenisnya agak sulit jika dibatasi oleh ruang dan waktu (jam kerja), bagaimana mungkin berfikir dan menemukan jawaban penelitian harus dimulai dari jam kerja dan harus berhenti ketika jam pulang untuk dilanjutkan keesokan harinya.

Sementara di sisi pemilik dan pihak yang menggaji, prinsip ekonomi berlaku, bagaimana caranya dengan modal seminim mungkin menghasilkan keuntungan sebesar mungkin. Untuk universitas-universitas dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik seperti Jerman, Jepang, dan negara maju lainnya, modal yang dikeluarkan lewat upah yang besar terhadap dosen diimbangi oleh suntikan dana dari industri lewat riset. Tetapi jika SDM kurang memiliki kualitas di bidang riset, mau tidak mau fungsi pengajaran saja yang bisa dilakukan dan sangat mengandalkan dari jumlah mahasiswa yang kuliah di kampus tersebut yang jika kurang akan berpengaruh bagi pemilik kampus dalam memberikan upah kepada para dosen. Kalaupun sanggup, dosen tersebut harus mendapat pekerjaan tambahan di luar tri darma dan dengan demikian jam kerja akan sangat diperhatikan oleh manajemen yang ujung-ujungnya berfokus ke proses. Jangan heran jika ada yang menerapkan panca darma atau heksa darma.

Untuk menjawab mana yang lebih tepat diterapkan antara result oriented dan process oriented terhadap dosen ada baiknya berfikir realistis dengan mempelajari kondisi institusi yang bersangkutan. Jangankan kampus swasta, kampus negeri dengan kualitas SDM yang di atas rata-rata saja masih berjuang untuk menjadi kampus riset. Analisa strength, weakness, opportunity and treat (SWOT) perlu dilakukan baik terhadap institusi maupun tiap-tiap dosen. Terlalu memaksakan dosen melakukan riset terhadap tipe dosen yang memiliki skill khas tertentu tentu saja sangat berat. Lebih efektif fokus ke pelatihan agar lulusannya diminati industri karena cakap dan terampil dibanding memaksakan riset atau menulis yang mungkin malah menambah biaya untuk beli obat sakit kepala. Divisi SDM sebaiknya jeli dalam memantau kinerja para dosen dan tidak hanya berfokus ke pengukuran administratif yang mudah. Perhatian terhadap hasil capaian dan aspek intangible yang tidak berdampak langsung harus mulai diperhatikan. Hubungan dekat dosen dengan pemerintah, industri, atau organisasi profesi, jangan diabaikan walaupun secara pembukuan tidak memberikan keuntungan. Dosen yang menyadari kekurangannya ada baiknya segera meningkatkan kualitasnya dibanding hanya selalu menuntut upah yang tinggi terhadap institusi tempat dia bekerja. Walaupun syarat minimum tri darma sudah terpenuhi, evaluasi diri diperlukan, misalnya terlambat dalam mengajar, mengevaluasi, menguji, dan lain-lain ada baiknya diminimalkan walaupun sudah unggul dalam hal riset. Begitu pula kampus sebaiknya bijaksana dalam berinteraksi dengan dosen, profesi yang bercirikan logis dalam bertindak, termasuk dalam memilih institusi mana yang cocok untuk berkarir.

Akhirnya, ada baiknya kita berfikir positif terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur pendidikan tinggi, misalnya dosen harus minimal pascasarjana, rasio dosen dan mahasiswa yang ideal, tidak boleh dosen sekaligus guru dan lain-lain yang kesannya mempersulit. Pemerintah bermaksud memperkuat seluruh institusi pendidikan di tanah air, termasuk dosen-dosennya agar tangguh menghadapi era globalisasi dan masyarakat ekonomi asean (MEA) yang saat ini sudah resmi dimulai. Baik result oriented maupun process oriented dapat diterapkan demi kebaikan bersama dan tidak ada gunanya konflik antara dosen dengan institusi yang malah menguntungkan serbuan institusi asing ke tanah air dan jangan lupa, mencerdaskan bangsa harus tetap menjadi fokus utama.

Semoga Bermanfaat.

MENGGUNAKAN UML

2011-mengunakan-uml

Penerbit : INFORMATIKA
Penulis : Prabowo Pudjo Widodo
Herlawati
Tahun Terbit : Oktober 2011
Tebal Buku : 230 Halaman
Kategori : Basis Data / Analisis Dan Perancangan
Berat Buku : 0.36 Kg
Harga : Rp 40.000  Rp. 32,000

Unified Modelling Language (UML) yang kini sudah masuk versi 2.0, mulai diminati oleh para pengembang perangkat lunak. Karakternya yang berorientasi objek sangat mendukung fleksibilitas dan kecepatan dalam menghasilkan suatu program atau sistem. Komunikasi antara pengembang dengan pemakai atau antar pengembang itu sendiri menjadi mudah dengan adanya diagram-diagramnya pada UML, antara lain: diagram use case, diagram kelas, diagram paket, diagram komponen, diagram diagram statechart, diagram aktivitas, diagram deployment dan diagram interaksi (terdiri dari diagram urutan, diagram komunikasi, diagram global interaksi dan diagram pewaktuan). Terjadi perubahan di sana-sini pada UML 2.0 misalnya, diagram kolaborasi yang diganti namanya menjadi diagram komunikasi, notasi komponen yang sedikit berubah dan lain-lain.

Buku ini ditujukan untuk para mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan pemrograman berorienasi objek atau para pengembang perangkat lunak yang akan beralih dari paradigma pemrograman terstruktur menjadi berorientasi objek. Diharapkan, pembaca telah menginstal software Rational Rose 2002 disertai software pemrograman Visual Basic 6.0 dan alangkah baiknya mengerti bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 karena model UML yang kita buat pada software Rational Rose 2002 dapat di-generate menjadi kode program dalam bahasa Visual Basic 6.0. Di sini digunakan bahasa Visual Basic 6.0 karena lebih familiar dibanding Java atau Visual C++. Diharapkan para siswa yang akan mengambil tugas akhir/skripsi dapat mengerjakan aplikasi sederhana seperti penjualan, pembelian, stok, absensi dan sejenisnya hanya dalam waktu beberapa jam saja. Dan para pengembang perangkat lunak dapat membuat program yang dipesan user dengan lebih cepat dengan komunikasi yang baik lewat model UML.

Materi yang dibahas pada buku ini :

  • Diagram Use Case
  • Diagram Kelas
  • Diagram Paket
  • Diagram Komponen
  • Diagram Deployment
  • Diagram Statechart
  • Diagram Aktivitas
  • Diagram Interaksi
  • Pengantar Rational Rose 2002

Link untuk membeli buku ini silahkan Klik Disini. Terimakasih. (mohon maad buku sudah habis). Mohon doanya untuk terbitan edisi berikutnya tentang ERD dan UML.

PENERAPAN SOFT COMPUTING DENGAN MATLAB

penerapan-soft-computing-matlab

Penerbit : INFORMATIKA
Penulis : Prabowo Pudjo Widodo
Rahmadya Trias Handayanto
Tahun Terbit : Januari 2012
Tebal Buku : 179 Halaman
Kategori : Pemrograman / MatLAB
Berat Buku : 0.28 Kg
Harga : Rp 35.000  Rp. 28,000

Buku “Penerapan Soft Computing dengan MATLAB” membahas seluk beluk Soft Computing yang terdiri dari Fuzzy, ANFIS, Jaringan Syaraf Tiruan dan Algoritma Genetik. Walaupun terasa materi yang dibahas sangat luas, tetapi penulis yakin dengan memanfaatkan software Matlab, pembaca akan mampu membuat aplikasi dengan basis Soft Computing yang canggih.

Setiap bab dimulai dengan teori dasar singkat dengan harapan pembaca dapat mengerti algoritma dasar Soft Computing yang digunakan dan diakhir bab diakhiri dengan studi kasus penerapannya dengan Toolbox Matlab. Pada buku ini digunakan Matlab atas dasar pertimbangan kemudahan dibanding dengan bahasa lainnya yang sejenis. Sebagai penopang utama Soft Computing, Fuzzy dibahas lebih rinci dibanding dengan yang lain.

Untuk mempermudah mempelajarinya, diharapkan pembaca sudah menginstal software Matlab dan mempraktekannya secara langsung saat membaca buku ini. Di bab terakhir diberikan contoh kasus pembuatan aplikasi lengkap dengan bantuan Graphic User Interface (GUI). Untuk mengatasi lisensi Matlab yang mahal, dipelajari juga teknik kompilasi script Matlab menjadi program executable yang dapat dijalankan di komputer lain yang tidak terinstal Matlab.

Link untuk pembelian bukunya silahkan Klik Disini. Terimakasih.

PENERAPAN DATA MINING DENGAN MATLAB

data-mining-matlab

Penerbit : INFORMATIKA
Penulis : Prabowo Pudjo Widodo
Herlawati
Rahmadya Trias Handayanto
Tahun Terbit : April 2013
Tebal Buku : 190 Halaman
Kategori : Basis Data / Konsep Basis Data
Berat Buku : 0.3 Kg
Harga : Rp 40.000  Rp. 32,000

Buku Penerapan Data Mining Dengan Matlab ini merupakan kelanjutan dari buku sebelumnya tentang Soft Computing. Banyaknya pembaca yang berminat membuat sistem berbasis mesin pembelajaran (machine learning) membuat kami membuat buku yang kebanyakan diambil dari kasus-kasus yang telah dibuat oleh mahasiswa-mahasiswa tingkat sarjana dan pascasarjana.

Data Mining mengharuskan tersedianya data yang akan digali dan dicari informasi-informasi tersembunyi yang bermanfaat bagi pengambil keputusan. Namun untuk mempermudah proses belajar, dalam buku ini kami hanya menyediakan data-data sederhana yang sengaja dirancang mirip dengan data-data yang jumlahnya banyak yang diperoleh lewat riset di institusi tertentu. Akan tetapi, walaupun sederhana, prinsipnya dapat diterapkan langsung dengan data riil.

Buku ini disusun dalam bentuk teori dasar singkat yang dilanjutkan dengan terapannya untuk kasus tertentu dengan bahasa pemrograman Matlab. Diharapkan pembaca melihat referensi yang kami cantumkan di akhir tulisan jika ingin memperdalam teori dasarnya. Setelah Bab I membahasa tinjauan singkat mengenai konsep Data Mining, kami lanjutkan dengan penerapannya lewat motode-metode tertentu. Setelah Bab II tentang Decision Tree selesai, dilanjutkan dengan metode-metode klasifikasi lain yang berbasis Soft Computing seperti Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS), Jaringan Syaraf Tiruan (JST), Fuzzy C-means Clustering (FCM), dan Support Vector Machine (SVM). Disinggung sedikit untuk klasifikasi dengan k-Nearest Neighbourhood (k-NN) di bab yang membahas FCM sebagai perbandingan antara klasifikasi kasar (hard clustering) dengan klasifikasi lunak (soft clustering). Karena fungsi Bayes hanya ada pada Matlab versi terbaru (Versi 2012), maka untuk algoritma ini tidak kami masukkan dalam buku ini. Untuk pembaca yang baru mengenal Matlab dapat melihat lampiran di akhir bab tentang instalasi Matlab dan teknik penggunaannya untuk matematis dan grafis, terutama untuk pembuatan Graphical User Interface (GUI) serta kompilasinya menjadi program yang dapat dieksekusi langsung (executable).

Materi yang dibahas :

  • Konsep Data Mining
  • Pohon Keputusan
  • Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System     (ANFIS)
  • Jaringan Syaraf Tiruan (JST)
  • Fuzzy C-Means Clustering (FCM)
  • Support Vector Machine (SVM)
  • Pengujian Sistem
  • Instalasi MATLAB 7
  • Dasar-Dasar MATLAB
  • Mengompilasi Program dengan MATLAB

Link untuk pembelian bukunya silahkan Klik Disini. Terimakasih.